Green Collabs Blok M: Menyatukan Musik, Kota, dan Kesadaran Lingkungan
November 21, 2024
Sabtu, 23 Agustus 2025 - Blok M bukan cuma jadi ruang untuk ngobrolin kota dan masa depan, tapi juga tempat buat bareng-bareng belajar soal tanggung jawab kita terhadap bumi. Lewat event Katadata Green Collabs: Selaras Urban, perayaan ini jadi lebih dari sekadar musik, talkshow, dan aktivitas interaktif. It’s also about sustainability in action.
Bersama Katadata Green, tim Bumitorri hadir buat mendampingi pengelolaan sampah anorganik sepanjang acara. Dengan pendekatan yang sederhana tapi berdampak, kami pasang dua titik dropbox khusus plastik dan ngajak pengunjung buat mulai peduli soal pemilahan sampah dimulai dari hal kecil: buang sampah ke tempat yang tepat.
Waste Management in Action
Di tengah aktivitas seru yang tersebar di Taman Literasi Martha Christina Tiahahu dari stage musik, zona interaktif, sampai booth-booth komunitas dua titik waste station Bumitorri hadir buat jadi titik belajar.
Di setiap station, waste officers kami standby selama lebih dari delapan jam. Mereka nggak cuma jaga dropbox, tapi juga kasih edukasi langsung ke pengunjung. Tentang jenis sampah, cara memilah, dan kenapa semua itu penting. Jadi bukan cuma soal “buang”, tapi juga soal “paham”.
Dan hasilnya?
Total sampah terkumpul: 9 kg
Dari dua waste station: 3 trash bag
Komposisi: 100% plastik yang bisa didaur ulang
Emisi karbon yang berhasil dicegah: 43,83 KgCO₂e
Kalau angka segitu dikonversi, itu setara dengan emisi dari listrik rumah tangga selama hampir seminggu. Bukan angka kecil untuk kegiatan satu hari di tengah kota.
From Waste to Worth
Sampah plastik yang terkumpul nggak dibiarkan begitu aja. Setelah ditimbang dan dipilah ulang di pusat daur ulang Bumitorri, sampah-sampah ini akan diubah jadi barang baru yang fungsional dan kreatif mulai dari plakat, gantungan kunci, jam dinding, sampai coaster.
Sederhananya, limbah dari perayaan kota hari itu berubah jadi sesuatu yang bisa terus dipakai, dinikmati, bahkan jadi kenangan akan satu hari yang penuh kolaborasi dan kesadaran.
Lebih dari Sekadar 3 Trash Bag
Dari dua titik sederhana itu, lebih dari 500 pengunjung ikut terpapar edukasi tentang pemilahan sampah. Mereka berhenti sebentar, tanya, ngobrol, bahkan bantu memilah. Dan buat kami, interaksi-interaksi kecil seperti ini yang jadi highlight dari seluruh kegiatan.
It’s not about how big the amount is, but how deep the awareness goes.
Tantangan? Of course. Tapi Banyak Juga Pelajaran.
Seperti kegiatan outdoor lainnya, ada hal-hal yang belum ideal. Misalnya, tidak tersedia tempat duduk buat petugas, atau belum ada dropbox khusus sampah organik dan residu. Tapi semua bisa diatasi. Tim tetap siaga, tetap senyum, dan tetap edukasi.
Dan dari sini, kami belajar bahwa:
Titik dropbox perlu ditempatkan di area paling ramai
Kategori tempat sampah harus lengkap agar edukasi maksimal
Tim perlu akses logistik yang lebih merata
It’s a Wrap!
Katadata Green Collabs: Selaras Urban menunjukkan bahwa sebuah event publik bisa punya nilai lebih bukan cuma soal isi acaranya, tapi juga bagaimana acaranya dikelola. Dari cara sampahnya ditangani, hingga bagaimana pengunjungnya ikut terlibat aktif dalam proses.
Bersama Katadata Green, Bumitorri senang bisa jadi bagian dari langkah kecil menuju masa depan yang lebih selaras antara kota, manusia, dan bumi.
See you on the next collab!
Share Case Study


