Race for the Planet: Pocari Sweat Run 2025 Bukan Cuma Soal Lari!

Activity

Activity

November 21, 2024

Ribuan pelari dari berbagai daerah dateng bukan cuma buat ngejar garis finish, tapi juga jadi bagian dari movement jaga bumi bareng-bareng. Tiga hari di Mandalika pun jadi penuh semangat dan keseruan!  

Di Pocari Sweat Run Lombok 2025, Bumitorri emang nggak ikut lari, tapi hadir sebagai partner pengelolaan sampah yang bantu bikin event ini tetap fun and sustainable  

Waste Management in Action 

Selama 12-14 September 2025, kami turun bareng 35 waste officers, 2 runners, dan 1 PIC. Tugasnya? 

- Pasang dropbox.

- ⁠Jaga titik-titik sampah.

- ⁠Ngasih edukasi soal pemilahan.

- ⁠Sampai sorak-sorak semangatin pelari pakai bendera edukasi.

Di sepanjang Race Expo, Sunset Run, sampai Race Day, kami bantu ngatur lebih dari 35 titik dropbox, 15 di venue dan 20+ di rute lari. Dan percaya atau nggak, di tengah keringat dan euforia lomba, banyak juga pelari yang sempat tanya: “Ini cup masuk mana ya, Kak?

So, what’s the impact?

- Total sampah terkumpul: 933,11 kg

- ⁠Emisi karbon yang berhasil dicegah: 4.836,01 KgCO₂e

- ⁠Sampah terbanyak:

  • Paper cup: 330 kg

  • Residu: 230 kg

  • Botol plastik: 189 kg

- Orang yang terpapar edukasi langsung: Lebih dari 3.000 orang!

Angka 933 kg ini bukan sekadar berat timbangan. It’s a sign kalau partisipasi dan edukasi bisa jalan bareng, even in a crowd of thousands.

Dari Sampah ke Solusi

Selesai acara, semua sampah nggak langsung hilang tanpa jejak.

  • Sampah anorganik kami salurkan ke pengelola daur ulang.

  • Sampah organik dikirim ke rumah maggot di Kuta Mandalika. yep, jadi pakan buat larva yang bantu proses daur ulang alami.

  • Sampah residu diserahkan ke Dinas Lingkungan Hidup setempat.

Jadi dari race track ke daur ulang, sampah-sampah ini tetap punya arah.

Belajar dari Lapangan

Namanya juga event besar, pasti ada tantangan. Dari titik expo yang sepi di hari pertama, petugas yang kelelahan di hari ketiga, sampai logistik yang nggak punya tempat istirahat.

Tapi yang bikin bangga, semua tim tetap jalan. Adaptif, kompak, dan tetap semangat kasih edukasi di tengah-tengah crowd.

Beberapa catatan penting dari lapangan:

✅ Penugasan perlu dirotasi biar nggak burnout

✅ Titik buang sampah sementara harus dekat dan gampang diakses

✅ Edukasi pemilahan harus konsisten diulang, karena sering masih tercampur

✅ Titik istirahat khusus buat tim itu penting banget!

Not Just a Race, But a Reminder 

Pocari Sweat Run Lombok 2025 bukan cuma ajang olahraga, tapi ruang kolektif yang buktiin bahwa sustainability dan sport bisa jalan bareng. Pelari tetap semangat, pengunjung tetap happy, dan bumi tetap dijaga.

Kami bangga bisa jadi bagian dari momen ini dan lebih bangga lagi bisa liat makin banyak orang aware soal pemilahan sampah.

Karena sometimes, perubahan dimulai bukan dari hal besar, tapi dari satu botol yang dibuang ke tempat yang benar. 

See you at the next run!

And as always, don’t forget to sort your waste

Share Case Study

Create a free website with Framer, the website builder loved by startups, designers and agencies.